Dewan Pengawas AMAYI

Ketua
Maharishi Anand Krishna

Wakil Ketua
Dian Martin Sudiana

Anggota
Ir. I Made Yudanegara
Joehanes Budiman
Zeembry
Liny Tjeris
dr. I Wayan Suartika, Sp.OT

Maharishi Anand Krishna

Ketua Dewan Pengawas AMAYI

Bangga dengan akar budayanya dari peradaban Sindhu, Shintu, Indus, Indies, atau Hindia – di mana Kepulauan Nusantara adalah bagian darinya – Anand Krishna lahir di Solo, Jawa-Tengah (Indonesia), yang oleh Śukā  Nādi – lontar-lontar kuno yang sudah berusia ribuan tahun – telah diramalkan sebagai Karma-Bhūminya atau Bumi di mana ia mesti Berkarya.

Dr. Rajendra Prasad, Presiden India yang pertama ketika melihat Krishna kecil menyatakan, “Anak ini bukan anak biasa.” Ramalan itu telah menjadi kenyataan. Tinggi menjulang bagaikan Gunung Meru yang legendaris, Anand Krishna seinchi pun tak bergeming dari jalan yang ditempuhnya, terlepas dari berbagai cobaan dan guncangan yang dihadapinya.

Selain Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) sebagai organisasi induk, Anand Krishna juga telah menginspirasi beberapa lembaga sosial dan pendidikan lainnya.

Presiden Indonesia keempat, K.H. Abdurrahman Wahid, mengakui kontribusinya dan berkata, “Bila kita menginginkan kedamaian, maka kita harus mendengar apa yang dikatakan Anand Krishna.”

Hingga kini dia telah memiliki warisan adiluhung 180+ judul buku yang sudah tersebar lebih dari 1.5 juta eksemplar dalam 20 tahun terakhir. Banyaknya orang dari berbagai latar kepercayaan yang menghadiri ceramah-ceramahnya adalah salah satu bukti nyata perwujudan visinya tentang “Satu Bumi, Satu Langit, Satu Kemanusiaan.” – yang merupakan interpretasi dari peribahasa Sanskrit ”Vasudaiva Kutumbakam”, seluruh umat manusia adalah satu keluarga besar.

Dian Martin Sudiana

Wakil Ketua Dewan Pengawas AMAYI

Dian Martin Sudiana atau yang lebih dikenal Dian Martin lahir di Tangerang, 29 Maret 1977. Mendalami dunia digital marketing sebagai Digital Enterpreneur sejak tahun 2003. Lulus dari Jurusan Teknik Elektro dari Fakultas Teknik, Universitas Trisakti pada tahun 1995. Menjadi pemilik sebuah Lembaga Pendidikan Kursus yang berfokus pada Digital Tranformation bernama “Babastudio.com”. Didirikan sejak 2003, telah meluluskan lebih dari 133.000 siswa dan akan terus bertambah jumlahnya.

Tahun 2010, sukses menjadi Pelopor www.sekolahpintar.com sebuah platform pembelajaran online di Indonesia. Merupakan salah satu upayanya menciptakan infrastruktur yang lebih baik bagi siswa untuk belajar

Dian Martin aktif dan berfokus menjadi Ketua Umum Asosiasi Digital Marketing Indonesia, berupaya memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas edukatif digital marketing yang dijalankan melalui platform setiap anggotanya.Baginya digital enterpreneur adalah sebuah passion. Selain aktif berkontribusi menjalankan Babastudio.com, juga aktif menjadi pembicara dalam seminar. Itulah cara Dian Martin membagikan segudang ilmu pengetahuan miliknya kepada khalayak.

Selain aktivitasnya di bidang Digital, Dian Martin juga aktif dalam kegiatan meditasi & yoga – di antaranya tercatat sebagai salah satu fasilitator pertama Yoga Tawa di Indonesia dan fasilitatator Stress Management. Aktivitas meditasi & yoga yang dijalaninya sejak masih mahasiswa, diakuinya sebagai salah satu elemen penting dalam keberhasilannya dalam karier.