• Amygdala adalah bagian dari otak yang terkait dengan Kecemasan dan Panic Attack
  • Neo-Cortex adalah bagian dari otak yang bisa diberdayakan untuk mengatasi Kecemasan dan Panic Attack
  • Cara Jitu dan Ilmiah untuk mengatasi Kecemasan dan Panic Attack adalah meditasi yang terbukti dapat mengubah struktur otak dimana Amygdala menjadi lebih kecil dan Neo-Cortex menjadi lebih aktif

 

Otak: Hubungannya dengan Kecemasan dan Panic Attack

Artikel sebelumnya sudah membahas mengenai Kecemasan dan Panic Attack dari segi penyebab dan gejalanya. Kita juga telah membahas tentang otak dan kaitannya dengan cemas dan panic attack.

Untuk mengingatkan kembali, berikut ini kembali kita tampilkan 3 bagian dari otak kita, yaitu otak reptil, otak mamalia, dan otak manusia. Adalah bagian otak reptil dan otak mamalia yang terkait dengan cemas dan panic attack, utamanya bagian yang disebut sebagai amygdala.

Berdasarkan gambar di atas, dapat kita lihat bahwa manusia dianugerahi otak yang salah satu bagiannya disebut Neo-Cortex. Bagian ini memiliki kemampuan untuk melakukan analisa sehingga respon kita ketika menghadapi suatu permasalahan tidak hanya berdasar sistem fight & flight. Dari hal ini dapat kita simpulkan bahwa rasa cemas yang berlebih dan panik merupakan hal yang secara kodrat dapat diolah dengan memberdayakan Neo-Cortex.

Dalam sudut pandang yoga, Neo-Cortex terkait erat dengan Vigyanmayakosha (lapisan inteligensia/intuisi) yang berada di atas lapisan Manomayakosha (lapisan pikiran dan perasaan termasuk segala jenis emosi seperti cemas dan takut)

 

Lebih Jauh tentang Neo-Cortex

Neo-Cortex adalah bagian terbesar dari otak dengan volume + 80% dari otak. Beberapa fakta menarik mengenai Neo-Cortex antara lain:

  • Hanya ditemukan pada manusia
  • Neo-Cortex terdiri dari bagian grey matter dan white matter (penjelasan mengenai bagian ini dapat dibaca lebih lanjut pada link artikel ini)
  • Fungsi bagian ini secara garis besar adalah untuk melakukan analisis secara mendalam terhadap suatu permasalahan

Jadi ringkasnya, Neo-Cortex merupakan hasil evolusi panjang sehingga kita dapat menjadi responsive dalam menghadapi permasalahan dan tidak reaktif (respon flight or fight).

 

Meditasi: Cara Jitu dan Ilmiah untuk Memberdayakan Neo-Cortex

Sara Lazar, seorang neuroscientist dari Massachusetts General Hospital dan Harvard Medical School melaporkan hasil penelitiannya di Washington Post bahwa meditasi benar-benar mengubah otak sehingga berdampak nyata untuk mengatasi kecemasan dan panic attack.

Berikut adalah ringkasannya:

  • Meditasi mempengaruhi cingulate posterior yang terkait dengan melamun dan relevansi diri sehingga seorang praktisi lebih jarang melamun dan lebih percaya diri
  • Meditasi mempengaruhi hipokampus kiri, yang membantu dalam pembelajaran, kognisi, memori, dan pengendalian emosi
  • Meditasi mempengaruhi temporo parietal junction (TPJ) yang dikaitkan dengan pengambilan perspektif, empati dan kasih sayang
  • Meditasi mempengaruhi pons (area di batang otak) yang memproduksi banyak sekali neurotransmitter. Neurotransmitter adalah zat-zat kimia yang berfungsi mengirimkan sinyal-sinyal ke sistem syaraf di seluruh tubuh.
  • Meditasi mengecilkan area Amygdala, bagian dari otak yang terkait dengan kecemasan, ketakutan, dan stres!

 

Bagaimana Cara untuk Meditasi?

Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan Pernapasan Perut yang telah dibahas dalam artikel sebelumnya

  1. Tarik napas pelan-pelan sambil mengembungkan perut, dan buang napas sambil mengempiskan perut. Pernapasan lewat hidung seperti biasa, jangan menggunakan mulut. Sekali menarik dan membuang napas ini disebut 1 putaran.
  2. Lakukan pernapasan yang disebut Udhara, Abdominal, Diaphragmatic Breathing atau Pernapasan Perut ini sebanyak 3-7 putaran, sebelum memasuki latihan-latihan lainnya.
  3. Kuatir keliru melakukannya, langsung saja lakukan sendiri sambil mendengarkan panduan berikut ini:

 

Referensi

Kesehatan Mental, Meditasi & Kematian Aktor Sushant Singh Rajput
The Science of Fear Management & The Art of Being Happy
Panic Disorder
Generalized Anxiety Disorder: Symptoms and Diagnosis
When to worry about worrying
Panic Disorder
Harvard neuroscientist: Meditation not only reduces stress, here’s how it changes your brain
Meditation experience is associated with increased cortical thickness, Sara W. Lazar et.al.,-
Anatomiotak
Pengembangan Otak dan Sumber Daya Manusia