• Overthinking adalah keadaan di mana kita terlalu berlebihan dalam memikirkan sesuatu.
  • Ada beberapa ciri-ciri overthinking yang patut diwaspadai
  • Secara garis besar penyebab overthinking bisa disebabkan oleh beberapa hal antara lain (i) trauma masa lalu;
  • (ii) menunda penyelesaian masalah di masa lampau; dan (iii) pengaruh lingkungan
  • Overthinking ini ternyata mempunyai dampak negatif yaitu (i) menghambat kreativitas; (ii) memicu stress; (iii) mempengaruhi kesehatan mental.
  • Kita bisa menggunakan neo-cortex untuk mengatasi overthinking.

 

Apa itu Overthinking?

Overthinking adalah keadaan di mana kita terlalu berlebihan dalam memikirkan sesuatu. Masih bingung? Barangkali beberapa tahun lalu, kita sering mendengar istilah “gagal move on”. Nah, overthinking adalah keadaan dimana mind (gugusan pikiran dan perasaan) gagal move on dan terus-menerus memikirkan hal yang sama.

 

10 ciri-ciri Overthinking

Dilansir dari Forbes, berikut adalah 10 ciri-ciri overthinking yang patut diwaspadai:

  1. Saya tidak bisa berhenti kuatir.
  2. Saya sering mengkhawatirkan hal-hal yang tidak bisa saya kendalikan.
  3. Saya terus-menerus mengingatkan diri saya akan kesalahan saya yang dulu.
  4. Saya terus memutar ulang momen-momen memalukan dalam benak saya.
  5. Saya sering bertanya pada diri saya “seandainya…”
  6. Saya sulit tidur karena otak saya tidak mau berhenti berpikir.
  7. Ketika saya mengingat percakapan dengan orang lain, saya tidak bisa tidak memikirkan hal-hal yang saya pikir seharusnya saya ucapkan atau tidak saya ucapkan.
  8. Saya menghabiskan banyak waktu di kala senggang memikirkan tentang makna tersirat dari hal-hal yang diucapkan orang lain atau peristiwa yang terjadi.
  9. Ketika seseorang mengucapkan sesuatu atau melakukan sesuatu dengan cara yang tidak saya sukai, hal tersebut terus terngiang-ngiang dalam benak saya.
  10. Saya menghabiskan banyak waktu memikirkan masa lampau dan mengkhawatirkan masa depan sehingga saya sering melewatkan apa yang terjadi pada saat ini.

 

Mengapa Overthinking bisa terjadi?

Secara garis besar penyebab overthinking bisa disebabkan oleh beberapa hal antara lain

  1. Trauma masa lalu
  2. Menunda penyelesaian masalah di masa lampau
  3. Pengaruh Lingkungan

 

Dampak Negatif Overthinking!

Overthinking ini ternyata mempunyai dampak negatif antara lain

  1. Menghambat kreativitas: overthinking menghabiskan energi kita untuk terus-menerus memikirkan sesuatu
  2. Memicu stress: overthinking membuat kita terfokus pada masalah, BUKAN pada solusi masalah. Akibatnya stress malah menumpuk dan dan bisa mendorong kita pada gaya hidup yang tidak sehat seperti stress-eating, konsumsi alkohol, dan lain-lain.
  3. Mempengaruhi kesehatan mental: menurut Psychology Today, overthinking bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan mental seperti gangguan kecemasan, depresi, panic-attack, dan lain-lain

 

Mengatasi Overthinking

Dalam tradisi meditasi, ayurveda, dan yoga, masalah overthinking ini adalah masalah yang terjadi pada Manomayakosha (lapisan mind/mental-emosional) sehingga sangat mungkin untuk diatasi dengan pemberdayaan diri.

Secara ilmiah, meditasi, ayurveda, dan yoga membantu manusia untuk memanfaatkan neo-cortex yang terkait erat dengan Vigyanmayakosha (lapisan inteligensia/intuisi) yang berada di atas lapisan Manomayakosha.

Bagaimana caranya? Simak di artikel berikutnya!

 

Referensi
  1. Fear Management & The Art of Being Happy-Anand Krishna
  2. Hati-Hati, Dampak Overthinking Bisa Berakibat Fatal
  3. Sering Overthinking? Awas Bisa Jadi Anda Mengidap Gangguan Kecemasan
  4. 9 Strategies for Overcoming Overthinking
  5. Why do People Overthink? A Longitudinal Investigation of a Meta-Cognitive Model and Uncontrollability of Rumination
  6. https://erikgoulet.ca/stop-overthinking/
  7. 10 Signs You’re Overthinking (And What To Do About It)